-->

9 Fakta Black Box, Benda Oranye Tak Secanggih Ponsel yang Bisa Ungkap Penyebab Kecelakaan Pesawat!



 Kotak hitam atau black box pesawat Lion Air PK-LQP JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, ditemukan, Kamis (1/11/2018) siang.

black box pesawat Lion Air PK-LQP JT 610 sudah dibawa Kapal Riset Baruna Jaya I milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Black box ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB, oleh anggota tim penyelam TNI AL, Sertu Marinir Hendra Saputra, di kedalaman sekitar 30 meter.

Sebelumnya diberitakan, pesawat Lion Air JT 610 tujuan Cengkareng-Pangkalpinang hilang kontak pada Senin (29/10/2018) pagi.

Pesawat yang membawa sekitar 189 penumpang dan kru ini lalu dipastikan jatuh, sekitar 13 menit setelah take off.

Black box sendiri adalah benda yang paling dicari setiap kecelakaan pesawat terjadi.

Pasalnya, black box adalah benda yang akan menguak terkait penyebab kecelakaan pesawat.

Black box akan mempermudah pengumpulan informasi.

Hal ini tentu akan membantu dalam menganalisis penyebab kecelakaan pesawat.

Meskipun begitu, masih banyak yang tak tahu mengenai black box sebenarnya.

Melansir ABC dan Grid.ID, berikut 9 fakta soal black box:

1. Tidak Berwarna Hitam

Meski disebut kotak hitam, tapi pada kenyataannya benda ini tak bernama hitam, melainkan oranye.

Warna ini dipilih agar mudah dicari saat kecelakaan pesawat terjadi.

Warna oranye dianggap akan mudah terlihat di reruntuhan pesawat yang rusak.



2. Asal Sebutan

Nama black box sendiri berasal dari sebutan yang kerap disebutkan awak media saat melaporkan kecelakaan pesawat terbang.

Ada beberapa spekulasi mengapa nama black box yang digunakan.

Mulai dari warna bagian dalamnya yang sangat hitam, hingga warna hitam yang menyelimuti alat ini setelah terbakar di sebuah kecelakaan pesawat.

3. Diciptakan Orang Australia

Black box diciptakan oleh seorang ahli asal Australia, Dr David Warren.

Dirinya membuat benda tersebut karena cerita masa lalu saat ayahnya mengalami kecelakaan pesawat Bass Strait pada tahun 1934 silam.

Pada awal 1950, Warren memiliki ide untuk membuat alat yang merekam data penerbangan dan percakapan di kokpit.

15 tahun kemudian, prototipe pertama yang diberi nama "ARL Flight Memory Unit", diproduksi.

Sayang, pemerintah Australia tak menanggapi serius ide Warren, hingga akhirnya, black box pertama kali dibuat di Inggris dan Amerika Serikat.

4. Terdiri dari Dua Bagian

Black box terdiri dari dua bagian, yaitu rekaman data penerbangan atau Flight Data Recorder (FDR) dan rekaman suara kokpit atau Cockpit Voice Recorder (CVR).

FRD merekam kecepatan pesawat, ketinggian, percepatan vertikal, dan aliran bahan bakar.

Sedangkan CVR merekam percakapan yang terjadi di kokpit antara pilot dan co-pilot.



5. Tempat Black Box

Black box menjadi benda yang wajib ada di dalam pesawat, baik komersil, bisnis, militer, dan lain-lain.

Benda ini biasanya disimpan di bagian ekor pesawat.

Kenapa di ekor pesawat, karena bagian ini dianggap paling aman jika terjadi kecelakaan.



6. Kapasitas Penyimpanan

Black box dapat merekam 25 jam data penerbangan dan 2 jam percakapan di kokpit.

Segala jenis suara yang menggambarkan kondisi di dalam pesawat saat itu bisa terekam.

Sebelumnya, black box hanya bisa merekam 30 menit percakapan kokpit, tapi sekarang sudah ditingkatkan kapasitasnya.

7. Keluarkan Sinyal

Tak hanya bisa merekam, black box juga dilengkapi dengan sinyal yang dapat terpancar saat berada di bawah permukaan air.

Sinyal tersebut akan muncul setiap detik selama 30 hari, sebelum baterainya habis.

Jika sudah lebih dari 30 hari dan belum ditemukan, maka pencariannya akan menjadi sulit sekali.



8. Tak Bisa Dihancurkan

Kehebatan black box lainnya adalah bahwa benda ini tak bisa dihancurkan.

Black box terbungkus titanium atau baja anti karat yang terdiri dari 2 lapisan.

Material ini digunakan agar black box tetap aman meski berada dalam kondisi berbahaya.

Para peneliti sudah pernah mencoba menghancurkan black box.

Mulai dari membakarnya di api dengan suhu 1.100 derajat Celcius, menenggelamkan ke air garam bertekanan tinggi, hingga mencelupkan black box ke bahan bakar pesawat.



9. Tak Sehebat Ponsel

Meski tampak canggih, black box ternyata tak sehebat ponsel.

Benda ini tak bisa digunakan untuk komunikasi, melainkan hanya merekam dan menyimpan data.

Seorang penulis penerbangan di The Guardian mengatakan bahwa Boeing telah mengajukan permohonan agar black box dilengkapi sistem yang bisa mengirim informasi mengenai keberadaan lokasi pesawat.



SUMBER

Related Posts

0 Response to "9 Fakta Black Box, Benda Oranye Tak Secanggih Ponsel yang Bisa Ungkap Penyebab Kecelakaan Pesawat!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel js

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel